Sebagai salah satu gunung berapi teraktif di dunia, Merapi memancarkan pesona tak terkira. Letusan dahsyat tahun 2010 menjadikan Merapi kian menarik hati. Orang-orang penasaran untuk melihat gunung ini lebih dekat. Bagi kalangan pencinta alam, mendaki Gunung Merapi hingga puncaknya memberi kepuasan tersendiri. Namun, bagi Anda yang ingin sekadar berwisata tidak perlu berkecil hati. Anda tetap dapat menikmati keelokan Merapi dari bawah.
Mau tahu keelokan apa saja yang ditawarkan? Simak artikel ini, yuk!
1. Pos PGA Babadan
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Merapi Babadan berlokasi di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Pos ini dibangun pada tahun 1954 dan hingga kini masih digunakan. Pos di ketinggian 1.278 meter dari permukaan laut ini hanya berjarak kurang dari 5 kilometer sebelah barat Gunung Merapi. Hal ini menjadikan puncak Merapi terlihat sangat jelas jika cuaca cerah.
Meskipun masih difungsikan untuk mengumpulkan data aktivitas Merapi secara visual, Pos PGA Babadan dapat dikunjungi masyarakat umum. Di sini, pengunjung dapat melihat foto-foto letusan Merapi sejak zaman penjajahan Belanda. Adapun di gardu pandangnya, pengunjung bisa menyaksikan bentang alam Gunung Merapi yang terlihat besar, pasir, pepohonan hijau, serta alur sungai Senowo yang merupakan salah satu jalur aliran lahar.
Karena aktivitas vulkanik Merapi tergolong tinggi, pengunjung harus mematuhi arahan petugas, di antaranya tidak melewati batas aman serta memarkir motor membelakangi gunung. Di pos ini sebenarnya terdapat sebuah bunker yang dibangun tahun 1931, tetapi sudah tidak digunakan.
2. New Selo
Kawasan wisata New Selo merupakan salah satu objek wisata unggulan yang dimiliki Kabupaten Boyolali. Lokasinya berada di sisi utara Gunung Merapi dan dapat diakses melalui jalan utama Magelang-Boyolali. Sejatinya, kawasan wisata Selo rusak parah akibat erupsi Merapi tahun 2010. Namun, kini tempat ini telah dibangun kembali dan diberi nama New Selo.
Anda berkesempatan melihat langsung Gunung Merapi dari jarak sangat dekat. Bahkan, Desa Selo merupakan jalur pendakian utama menuju puncak Merapi. New Selo menawarkan daya tarik tambahan berupa jembatan gantung, desa wisata asri, serta gardu pandang dari bambu. Dengan ketinggian melebihi 1.600 di atas permukaan laut, New Selo menjelma menjadi destinasi wisata indah dan berhawa sejuk.
3. Bunker Kaliadem
Di masa lalu, Kaliadem dikenal sebagai tempat berkemah yang asri di sisi selatan Gunung Merapi. Namun, akibat letusan Merapi tahun 2006 dan 2010, kawasan ini berubah drastis. Hutan pinus yang lebat berganti menjadi lautan pasir dan bebatuan besar. Pun demikian, daya tarik Kaliadem tidak lantas lenyap. Hal ini berkat keberadaan bunker legendaris di tempat ini.
Bunker Kaliadem sempat tertimbun pasir tebal akibat letusan Merapi tahun 2006 dan 2010. Setelah ditemukan dan dibersihkan, bunker hanya difungsikan sebagai objek wisata. Bunker Kaliadem sangat cocok digunakan untuk berfoto, terutama saat puncak Merapi terlihat jelas. Di tempat ini, pengunjung juga dapat melihat aliran Sungai Gendol.




